Masuk

Ingat Saya

Media dan Peran Pemuda Dalam Pemberantasan Korupsi

bohlam‘Menoleh sedikit kebelakang terkait gerakan pemuda pada saat itu gerakan Budi Utomo, 1908 Organisasi pelopor kebangsaan yang dipelopori oleh orang – orang muda yang peduli terhadap kemiskinan dan pendidikan kaum pribumi, Kongres Pemuda II 1908 Jong Celebes, Jong Batak, Jong Paguyoban, Jong Pasundan, Jong Borneo, Sumatra Bond, Jong Ambon dan lain-lain. Reformasi 1998 merupakan suatu pemberontakan terhadap sistem pemerintahan yang korup.’

Korupsi merupakan kejahatan yang tergolong Extra Ordinary Crimes yang sangat merugikan tanah pertiwi ini, diibaratkan sebuah virus yang tidak lagi bisa disembuhkan dengan obat – obat generic saja akan tetapi harus disembuhkan dengan mencabut langsung akarnya agar tidak tumbuh lagi benih – benih untuk tumbuh.

Kini kita tidak heran lagi dengan berdirinya beberapa pohon – pohon besar yang tetap berdiri tegak untuk melawan angin – angin korupsi ditanah pertiwi ini. Para aktivis mahasiswa, akademisi, serta para penggiat korupsi lainnya mencoba merumuskan beberapa langkah jitu untuk mencoba mengangkat rumput –rumput korupsi lansung dari akarnya.

Anak muda adalah ujung tombak dalam kehidupan bangsa. Anak muda seharusnya lebih peka dengan masalah – masalah tentang lingkungan, kerakyatan, perampasan hak – hak sipil, apalagi korupsi. Pemuda yang seharusnya tidak menghabiskan waktu dengan tugas kampusnya harusnya menghabiskan waktunya dengan melakukan pendekatan dengan rakyat dan menanamkan pendidikan yang lebih berperspektif kerakyatan. Masalah besar yang dihadapi dalam masyarakat yakni kurangnya kesadaran tentang bahaya laten korupsi. Disinilah peran anak muda dalam pemberantasan korupsi yang seharusnya menjelaskan tentang korupsi, sehingga muncul kesadaran dalam tindakan dan pencegahan korupsi.

Salah satu wadah yang dapat dimanfaatkan oleh pemoda dalam upaya pemberantasan korupsi yakni media baik itu berupa media cetak, elektronik dan lain sebagainya. Namun anak muda jaman sekarang seharusnya juga pandai – pandainya memilah media yang hanya membingkai suatu masalah korupsi dengan memainkan suatu kepentingan tersendiri (politisi yang hanya mementingkan dirinya sendiri). Maka dari itu media alternative yang netral dan tidak memihak terhadap seseorang ataupun kelompok agar pendidikan pemberantasan korupsi dapat terdistribusi dengan baik dan benar.

Media sebagai Alternatif Pemuda Dalam melawan Korupsi

Ada beberapa poin yang harus diperhatikan dalam pemberantassan korupsi dalam konteks kekinian. Pertama, Kenyataannya dizaman yang sudah sangat praktis ini atau yang sering disebut dengan zaman moderinisasi ini sangatlah mudah untuk mempertemukan ataukah menjalin komunikasi sehingga memanfaatkan media sebagai alat perang untuk memberantas korupsi. Kedua, Cara menggunakan media elektronik sangatlah muda dan tidak mengambil banyak waktu untuk mencari informasi – informasi dan data tentang korpsi. Ketiga, Penggunaan media tidak harus menggunakan banyaknya dana apalagi sudah disiapkan pada vitur – vitur ponsel tersebut.

Akan tetapi wadah yang disiapkan dalam dunia maya tidak mencukupi untuk memenuhi agenda pemberantasan korupsi, perlunya pendidikan kerakyatan guna mewujudkan eskavator untuk menggali pengetahuan dari sudut pandang yang berbeda baik itu dari segi materi dan non materi. Sebernanya gerilya melawan korupsi merupakan perang untuk para penguasa (birokrasi) yang seharusnya diperhatikan dalam pemberantasan korupsi adalah membumi hanguskan oknum – oknum yang terlibat dalam perampasan hak – hak rakyat dan korupsi. Peran pemberantasan korupsi harus disadari dari dini peran pemberantasan korupsi seharusnya melibatkan elemen – elemen masyarakat, pemerintah, penegak hukum, serta mahasiswa. Sehingga terjalinlah suatu kesatuan besar yang tidak hanya memberantas korupsi akan tetapi menjalin suatu kesatuan untuk memberantas segala bentuk untuk mencapai suatu kebutuhan rakyat.

Prayudha

Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer – Universitas Muslim indonesia

http://www.cakrawalaide.com/media-dan-peran-pemuda-dalam-pemberantasan-korupsi/

Dengan